Jumat, 08 Juni 2012

Posted by bisnisq lancar On 11.37
Pilihan Tuhan terhadap seseorang tidak pernah salah. Tuhan tetap konsisten atas
pilihan-Nya,sekalipun orang pilihan-Nya mengecewakan-Nya.
Seperti halnya Simson, sekalipun perjalanan imannya naik-turun, dan ahkir
kisahnya memprihatinkan, namun Tuhan tetap memberi kesempatan ia kembali.
Sikap dan tingkah laku Simson yang mengecewakan Tuhan, tidak membuat Tuhan
meninggalkannya. Pemeliharaan Tuhan tetap berlaku kepada Simson, bahkan
soal sehari-hari seperti makan dan minum. Saat simson kehausan, ia berseru
kepada Tuhan dan Tuhan memunculkan air dari liang batu (Hakim-hakim 15:19).
       Saudaraku, Tuhan punya seribu satu cara menolong anak-anak-Nya.
Sekalipun sikap anak-anak-Nya kadang tidak setia. Kasih dan kesetiaan Tuhan
tidak dapat kita ukur panjang dan lebarnya. Ia tidak hanya menyatakan
mujizat-Nya melalui hal-hal yang spektakuler misalnya membangkitkan orang mati,
tetapi juga menyediakan apa yang kita butuhkan sehari-hari, misalnya:
soal makan minum. Jika Tuhan sudah berjanji bahwa Ia akan mencukupkan apa
yang kita butuhkan untuk itu kita diminta untuk tidak kuatir, maka Ia akan
konsisten pada janji-Nya.
        Dalam kisah Simson dan ada Mata Air Penyeru ini, kita belajar bagaimana
soal kehidupan sehari-hari yang mungkin biasa bagi kebanyakan orang, juga sama
istimewanya dengan keajaiban lainnya. Cara Tuhan memenuhi kebutuhan
sehari-hari kita, sekalipun dengan cara sederhana, misalnya ada seseorang yang
Tuhan kirim membawa apa yang kita butuhkan saat itu adalah sama istimewanya
dengan mujizat kesembuhan dan mujizat kebangkitan orang mati.

0 komentar:

Posting Komentar